Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Sedang Panas

Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Sedang Panas

Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Sedang Panas – Disebabkan politik malaysia panas yang terjadi di Malaysia itu pun kemudian menimbulkan pro dan juga kontra disebabkan mundurnya Mahathir Mohamad dari kursi PM Malaysia.

Kemudian Sang PM Malaysia pun sempat berjanji untuk memberikan kekuasaannya terhadap Anwar Ibrahim di Kursi PM Malaysia berikutnya. Namun malah hal itu pun membawa PM baru dari partai Barisa nasional (Barisan Nasional)

Penyebab Kondisi Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Bergejolak

Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Sedang Panas

Setelah mundurnya Mahathir Mohammad di Kursi PM Malaysia pada tanggal 2 Feb 2020 membuat Muhyiddin Yassin kemudian berhak menjadi PM Malaysia berikutnya dengan jabatan dari 1 Maret 2020 menggantikan Mahathir Mohammad. Namun rupanya hal itu mendapat respon penolakan dari Ketua Partai  Oposisi yang menganggap hal itu menyalahin aturan perjanjian sebelumnya.

Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Sedang Panas

Anwar Ibrahim pun kemudian melakukan gugatan terhadap Muhyiddin Yassin per tanggal 25 Jan 2021 di Pengadilan TInggi Kuala Lumpur. Dia juga menyebutkan perlunya Darurat Nasional Malaysia diakibatkan gejolak partai tentang PM Malaysia berikutnya.

Melalui pengacaranya bernama Ramkarpal Sigh menyebutkan bahwa usulan dari Perdana Menteri untuk Raja dalam proses penangguhan proses politik ataupun parlemen di Negara Malaysia. Dan diharapkan akan segera dilakukan peninjauan hukum atas usulan yang dia berikan ini.

Baca artikel selanjutnya mengenai perkembangan politik di negara thailand memburuk

Sebagai informasi Muhyiddin mengambil kekuasaan per bulan MAret 2020 tanpa dilakukan pemilu ataupun pemilihan umum, setelah sebelumnya terjadi pemerintahan reformis yang dipimpin oleh Mahathir. Sebenarnya Anwar Ibrahim merupakan sosok pengganti Mahathir sebagai Perdana Menteri Berikutnya secara jelas dan telah dikenal banyak orang.

Keadaan Pemerintahan di Negara Malaysia Yang Sedang Panas

Namun tiba tiba dilakukan upaya pengangkatan Muhyiddin sebagai PM Malaysia dengan mengambil alasan bahwa akan terjadi banyak korban akibat Pemilu dikarenakan saat ini Malaysia dan juga berbagai negara di dunia terkena serangan mematikan dari Covid19 ataupun Corona.

Dalam hal Covid-19 di Negara Malaysia pun telah tercatat terdapat 190.000 kasus dengan total korban mencapai 700 orang yang meninggal. Hal itu pun membuat diberlakukannya MCO ataupun Movement Control Order ataupun Pembatasan Ketat untuk semua warga negara Malaysia yang hampir mirip dengan PSBB di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post